Yang Terbaru

SAMPAI KAPAN KITA AKAN MENGGHIBAHI SAUDARA KITA


Khalid Ar-Raba’iy -rahimahullah- bercerita: 

“Saya masuk masjid lalu duduk bersama orang-orang, ketika mereka membicarakan aib seseorang maka saya larang mereka sehingga mereka pun berhenti membicarakannya. Kemudian mereka membicarakan pembicaraan yang lain hingga tanpa sadar kembali membicarakan aib orang tadi, maka saya pun tanpa sadar sedikit ikut nimbrung membicarakannya. Pada malam harinya saya bermimpi melihat sesuatu berwarna hitam yang menyerupai seorang laki-laki namun tubuhnya sangat tinggi sedang membawa nampan terbalik berwarna putih berisi daging babi. Dia berkata: “Makanlah!” Saya jawab: “Demi Allah, saya tidak akan memakan daging babi.” Maka dia memegang tengkuk saya dan mengatakan: “Makanlah!” Lalu dia membentak saya dengan keras dan menjejalkan daging babi tersebut ke dalam mulut saya. Maka saya mengunyahnya dan tidak menelannya, dan ingin saya muntahkan. Ketika itulah saya terbangun. Selama 30 hari dan 30 malam tidaklah saya memakan sebuah makanan kecuali saya masih merasakan rasa dan bau daging babi tersebut di mulut saya.”

(Hayaatus Salaf, hal. 607)

http://forumsalafy.net/mutiara-hikmah-salafush-sholih/